World
Houthi Buka Suara Soal Isu Tarif Kapal Melintas di Laut Merah
SANAA, KOMPAS.com - Houthi di Yaman membantah rumor mengenai rencana pengenaan biaya terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Bab el-Mandeb.
45K reads

SANAA, KOMPAS.com - Houthi di Yaman membantah rumor mengenai rencana pengenaan biaya terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Bab el-Mandeb.
Pihaknya menegaskan, tidak ada keputusan semacam itu dan pelayaran melalui jalur perairan strategis tersebut tetap bebas biaya.
Pernyataan penegasan ini disampaikan langsung oleh Pusat Koordinasi Operasi Kemanusiaan (HOCC) yang berada di bawah pengelolaan Houthi.
HOCC menyatakan bahwa layanan transit aman yang mereka berikan bersifat sukarela tanpa dipungut biaya apa pun, sebagaimana dilansir Reuters.
"HOCC mengonfirmasi secara tegas bahwa setiap individu atau entitas yang meminta pembayaran uang sebagai imbalan atas perlintasan Selat Bab el-Mandeb tidak mewakili Republik Yaman atau HOCC dalam kapasitas apa pun," tegas HOCC dalam pernyataan resminya, Sabtu (1/8/2026).
Selain membantah kabar tersebut, HOCC juga memberikan imbauan kepada seluruh perusahaan pelayaran internasional agar tidak teperdaya oleh pihak-pihak tidak berwenang yang mengatasnamakan mereka.
"HOCC mendesak perusahaan pelayaran untuk tidak melakukan pembayaran apa pun atau memberikan informasi apa pun kepada individu atau entitas yang tidak berwenang," lanjut pernyataan tersebut.
Klarifikasi dari HOCC ini dikeluarkan setelah munculnya laporan Reuters pada Rabu (29/7/2026) yang mengutip sumber-sumber regional.
Laporan itu menyebutkan, kelompok yang bersekutu dengan Iran tengah mempertimbangkan penerapan tarif bagi kapal-kapal yang berlayar di kawasan selatan Laut Merah.
Laporan Reuters tersebut dipublikasikan berselang satu minggu setelah Houthi mengumumkan blokade maritim terhadap Arab Saudi.
Menurut sumber-sumber tersebut, usulan mengenai pengenaan biaya itu sempat didiskusikan bersama para pejabat Iran ketika delegasi Houthi berkunjung ke Teheran pada Juli. Kendati demikian.
Laporan itu mencatat belum ada batas waktu yang ditentukan mengenai kapan skema tersebut akan diterapkan.
Meskipun demikian, HOCC membantah keras tuduhan tersebut dan memastikan bahwa perlintasan kapal komersial di Selat Bab el-Mandeb tetap berlangsung secara cuma-cuma.
Share